Siswa SMPN 2 Bangkinang Kota Wakili Indonesia ke Jepang

wosm_4c

 

Sebuah kabar gembira datang dari dunia pendidikan Kabupaten Kampar. Seorang anak muda bernama Muhammad Fikri Fadillah (15) siswa kelas IX SMP Negeri 2 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar memperoleh kesempatan untuk mewakili Indonesia mengikuti Jambore Pramuka Dunia ke- 23 di Jepang.

Fiqri, begitu dia dipanggil, merupakan satu dari dua siswa utusan Provinsi Riau terpilih mewakili Indonesia mengikuti Jambore Pramuka Dunia ke-23  (Dai-Nijûsan-Kai  Sekai Sukauto Jamborii) yang akan berlangsung di Kirara-Hama, Yamaguchi, Jepang pada 28 Juli-7 Agustus 2015 bertepatan dengan peringatan 70 tahun Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki.

Fiqri terpilih lewat seleksi peserta jambore di Kwarda Pramuka Provinsi Riau pada bulan Maret lalu. Dia mengaku tidak pernah terpikir dan terbayangkan sama sekali dapat lolos, awalnya cuma coba-coba ikut, bahkan kedua orangtuanya sempat melarang, “Tidak usahlah ikut, itu sudah ada orangnya itu”, akunya saat ia meminta izin.

Meski demikian, putra terbaik Kabupaten Kampar kelahiran 30 Januari 2000 ini tidak patah semangat, bahkan gairahnya untuk mengikuti seleksi itu begitu besar. Dorongan semangat yang begitu besar dalam dirinya membuat kedua orangtuanya memberi izin kepadanya untuk mengikuti tahapan tes yang diselenggarakan di Pekanbaru itu. Ternyata dia lolos dan berhasil menyingkirkan  peserta lainnya siswa dari Kabupaten Siak, Pelalawan, Bengkalis yang mengikuti seleksi tersebut.

Sebelumnya, Pembina Pramuka SMPN 2 Rosminta SPd yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menyampaikan kepada siswanya memilih siapa diantara mereka yang bisa berbahasa Inggris. Fiqri mengacungkan telunjuk, akhirnya dia terpilih menjadi utusan dari Kabupaten Kampar untuk mengikuti sleksi tingkat nasional di Kwarda Pekanbaru.

Fiqri yang hanya memiliki kemampuan pas-pasan berbahasa Inggris akhirnya memberanikan diri untuk mengikuti tahapan seleksi itu. Saat seleksi, tidak banyak yang dipertanyakan,

“Saya cuma ditanya istilah-istilah pramuka dalam bahasa Inggris seperti sebutan untuk panggilan pramuka, sejarah pramuka, panggilan pramuka garuda dan nam
kedua orangtua, jumlah saudara, budaya Kabupaten Kampar serta tentang objek wisata yang terkenal yakni Candi Muara Takus,” terangnya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bangkinang Kota Desnawita SPd mengaku bangga. Senang dan terharu atas prestasi anak-anak SMPN 2 Bangkinang Kota beserta para guru. “Bereka begitu bersemangat, serius, memiliki rasa percaya diri. Terpilihnya Fiqri sebagai Duta Jambore Internasional di Jepang, bukan mudah, tetapi alhamdulillah, berkat kerja keras dan kekompakan.